Rumah Sakit Oh Rumah Sakit

Aspek-aspek kualitas pelayanan kesehatan menurut khansa meliputi aspek penerimaan, perhatian, tanggung jawab, komunikasi dan kerja sama. Untuk aspek penerimaan meliputi sikap para petugas yang terlibat dalam pelayanan kepada calon pasien, kemudian setelah mereka menjadi pasien, pelayanan dari para perawat yang selalu ramah, periang, selalu tersenyum, menyapa semua pasien. Sikap penuh keramahan dari tenaga keperawatan merupakan sarana yang efektif dalam memudahkan perawat melaksanakan peran dan fungsinya dengan baik diberbagai sarana pelayanan kesehatan. Akhir – akhir ini banyak sorotan dimedia masa yang diungkapkan oleh pengguna layanan terhadap penampilan para petugas keperawatan yang tidak ramah, judes, kasar dan tanpa senyum.

Setelah khansa menjalani beberapa kali harus membantu calon pasien dari rekan yang meminta bantuan, keluarga yang beberapa kali khansa harus terjun mengurus dari pendaftaran sampai pulang rawat, bahwa ternyata masih sedikit sekali dari para pelaku pelayanan dari petugas administrasi sampai bagian perawatan yang mampu dan menjalankan pelayanan secara maksimal. Seharusnya para petugas itu bisa ramah dan murah senyum serta mengerti akan kebutuhan pelayanan terhadap pasien dan keluarganya. Masalahnya bersumber pada kepekaan dan kepedulian, rasa peduli adalah seperti batu bata untuk bangunan yang bernama kasih. Tanpa adanya kepedulian tidak mungkin terdapat rasa kasih pada seseorang.

Apa yang dimaksud dengan kepedulian bos? Begini sobat ! Kepedulian adalah kesanggupan untuk peka terhadap kebutuhan orang lain dan kesanggupan untuk turut merasakan perasaan orang lain serta menempatkan diri dalam keadaan orang lain (empati). Peka yang dibicarakan di sini bukan dalam arti sifat orang yang perhatiannya tertuju ke dalam, kepada dirinya (self-centered) sehingga mudah tersinggung perasaannya, melainkan sifat orang yang perhatiannya tertuju keluar, kepada orang lain, yang mudah merasa iba kepada orang lain (extra-centered sensitivity). Orang yang perhatiannya tertuju kepada orang lain (extra centered) akan bersikap lebih sadar akan kepentingan dan kebutuhan orang lain dan berkurang perhatiannya akan kepentingan diri sendiri.

Kepekaan dan kepedulian membuat kita bisa melihat keluar dari dirinya dan mampu menyelami perasaan dan kebutuhan orang lain, lalu menanggapi dan melakukan perbuatan yang diperlukan untuk orang lain dan dunia di sekelilingnya. Kepekaan dan kepedulian adalah nilai yang sangat penting dipunyai seseorang. Pada nilai ini terkait banyak nilai lainnya, antara lain, kedisiplinan, kejujuran, kerendahan hati, cinta, keramahan, kebaikan hati dan kebijaksanaan. Kebahagiaan yang dirasakan oleh seseorang sebagian besar adalah hasil kepekaan dan kepedulian itu terhadap perasaan, kesempatan, dan kebutuhan orang lain dan lingkungan di sekitarnya.

Sebagai share pengalaman yang telah dirasakan, untuk mengetahui berapa besar faktor tempat seperti rumah sakit atau klinik kesehatan, dari sikap dan penampilan yang baik dari seorang petugas kesehatan maupun perawat terhadap pasien, bahkan dari hasil penelitian-pun menunjukan bahwa faktor yang sering digunakan sebagai alasan untuk tidak peduli terhadap pasien adalah kurangnya sumber daya manusia keperawatan, pendidikan yang rendah, gaji rendah dan rendahnya motivasi petugas kesehatan dan perawat untuk bekerja. Noh sobat, sudah tentu faktor tempat seperti rumah sakit baik pemerintah maupun swasta akan berpengaruh terhadap nilai pelayanan itu.

Untuk contoh rumah sakit pemerintah saja, yang notabene dilengkapi fasilitas yang lengkap, bahkan menjadi tujuan utama bagi para pasien untuk pemeriksaan yang belum tersedia di rumah sakit swasta, masalah pelayanan, khansa nilai masih kurang.  Hal ini berkesan mereka acuh tak acuh, mau ada dan tidak adapun calon pasien tidak menjadi masalah bagi mereka, toh pasien itu akan datang sendiri tanpa diundang. Masih sangat jauh apabila harapan untuk dilayani dengan baik itu bisa terwujud, sulit untuk bisa melakukan senyum salam dan sapa, bahkan dibeberapa kejadian, para pasien dan keluarga pasien harus mengeluh. Padahal semakin banyak beban pekerjaan yang mereka bisa lakukan, itu bisa menjadi ladang amal bagi mereka.

Akibat negatif dari permasalahan tersebut kemungkinan menimbulkan emosi yang tidak sesuai dari yang diharapkan, karena beban kerja yang berlebihan dan diluar tanggung jawabnya. Disamping tugas tambahan, beban kerja para petugas kesehatan dan perawat juga sangat dipengaruhi oleh waktu kerja. Lonjakan pasien yang diakibatkan kejadian luar biasa misalnya kasus demam berdarah atau adanya fasilitas askes bagi masyarakat miskin membuat waktu kerja seperti para perawat bertambah panjang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>