51 pemikiran pada “Prosedur Pendaftaran Peserta Jamsostek 2013

  1. saya seorang guru TK, gaji saya tidak sampai 1jt. apakah bs ikut jamsostek perorangan? Apa Syarat dan bagaimana prosedurnya? terima kasih

    • Bu Nur, pengetahuan Khansa, seperti pada perusahaan yang memiliki 10 karyawan wajib diberikan Jamsostek. Tapi, jika tak mencukupi, bisa diberikan dengan catatan upah yang diterima minimal Rp 1 juta. Atau tenaga kerja swasta yang melakukan pekerjaan di Luar Hubungan Kerja (LHK) yaitu perorangan yang pada umumnya bekerja seperti pada usaha-usaha ekonomi informal. Syarat membawa persyaratan seperti fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), fotokopi Kartu Keluarga (KK), dan pas photo 2×3 satu lembar atau lebih jelasnya bisa link ke website Jamsostek saja.

  2. kalau untuk potongan yang 2% dari gaji karyawan itu dipotong dari basic/gapok atau dipotong dari gaji kotornya (gapok + ot)? thanks

    • Iuran/potongan yang 2% dari pekerja sebenarnya merupakan dana titipan yang akan mereka nikmati pada masa tua. Jadi, persis seperti menabung. Perusahaan biasanya melaporkan besarnya upah karyawan atas dasar gapok ditambah tunjungan khusus atau berdasarkan upah UMR saja. Sehingga Bp. Anugrah Yth perlu mengetahui berapa besar perusahaan melaporkan upah karyawan kepada Jamsostek, potongan 2% yang dibebankan karyawan seharusnya diambil dari upah karyawan yang dilaporkan.

  3. Sya kerja di perusahaan orang asing hanya partime 3x seminggu selama 4jam/hari. Sudah 2 tahun sya kerja dan contract ke 3 dia menetapkan sya menjadi staff tetap. Apa persyaratan bagi perusahaan agar bisa mengajukan sya jamsostek jika perusahaan hanya punya 1 staff saja yaitu saya?

    • Jawabannya hampir sama seperti kasus bu Nur, bisa, syarat membawa persyaratan seperti fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), fotokopi Kartu Keluarga (KK), dan pas photo 2×3 satu lembar atau lebih jelasnya bisa link ke website Jamsostek saja.

    • setiap tenaga kerja wajib di lindungi program jamsostek. utk info lebih lanjut bisa hub.saya di kantor jamsostek cabang cilincing tlp.43901818 atau ke hp.08161481969. terima kasih

      • Bu saya mau tanya, di tempat saya bekerja saat ini jamsostek langsung dibuatkan dari perusahan, namun saat saya melamar di sebuah perusahan mereka bilang akan dibuatkan setelah 6 bulan, karena aturan pemerintah seperti itu, mohon klarifikasinya untuk hal ini… saya tunggu email dari Ibu secepatnya untuk informasi tersebut.

        • Aturan bisa dilihat di UU no 3 taun 1992 tentang Jamsostek. Jadi buat pengusaha yg mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 10 orang atau lebih atau membayar upah paling sedikit 1jt/bulan wajib mendaftarkan tenaga kerjanya ke Jamsostek. Soal karyawan baru yang baru didaftarkan setelah 6 bulan bekerja, itu harus dilihat dulu, apakah ada aturan perusahaan tmpat bekerja yang mengatur ttng karyawan baru-nya. Apakah perusahaan memberlakukan PKWTT atau PKWT. Apabila diberlakukan PKWT, karyawan baru yang sudah ttnd tangn berhak dan wajib mendapatkan perlindungan Jamsostek, jika perusahaan itu memiliki karyawan lebih dari 10 orang atau karyawan sdh memperoleh gaji minimal 1 jt.

  4. Kalau saya ingin mendaftarkan asisten rumah tangga saya dan supir untuk kesehatan dan pensiun, apakah bisa, mengingat mereka adalah pekerja yang minim terlindungi karena tidak ada ikatan kontrak dsb dengan majikannya.

    • Jawabannya hampir sama seperti kasus bu Nur, bisa, syarat membawa persyaratan seperti fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), fotokopi Kartu Keluarga (KK), dan pas photo 2×3 satu lembar atau lebih jelasnya bisa link ke website Jamsostek saja.

  5. Kalau untuk yang no.2 “Kepesertaan Tenaga Kerja Diluar hubungan tenaga kerja ” yang termasuk cakupan didalamnya hanya peserta (saya sendiri) atau sudah termasuk istri dan anak jika status sudah berkeluarga?

    • Untuk kepesertaan hanya tenaga kerja saja, namun jika mengikuti program jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK), istri dan anak sudah termasuk didalamnya.

  6. Bagaimana perusahaan yg memiliki karyawan lebih dari 40 org namun tidak mendaftarkan jaminan kesehatan apa tindakan langsungnya! dan bagaimana cara mendaftar jamsostek perorangan?

    • Perusahaan yg tdk mndaftarkn Jamsostek, diancam dgn sanksi hukumn kurungan selama-lamanya 6 bln/denda setinggi-tingginya Rp.50 juta (pasal 29 ayat [1] UU No.3 Tahun 1992), jg kemungkinan kena sanksi administratif berupa pencabutan izin usaha (pasal 47 huruf a PP No.14 Thn 1992). Perusahaan sdh ikut serta Jmstk, tp blm ikut Jam Kes, dibolehkan asal sdh punya program JPK sendiri dengan manfaat lebih baik dari paket JPK dari Jmstk (Pasal 2 ayat [4] PP No. 14 Thn 1993). Cara pendaftaran Jmstk perorangn sudah jelas dalam kotak komentar sebelumnya.

  7. Dear Bp Khansa Yth

    Saya ada mempunyai 2 Jamsostek, krna di perusahaan yang terakhir saya bekerja mendafarkan kembali saya Jamsostek yang baru, pdhl saya sdh melaporkan No. Kartu Jamsostek yang lama, karena Jamsostek saya yang lama sudah 5 tahun apakah saya bisa melakukan pencairan dan apa saja persyaratan yang di pelukan

    • Jika ada 2 kartu, bisa disatukan melalui Amalgamasi menjadi 1 kartu. Pencairan Jamsostek hanya bisa dicairkan jika peserta sudah tidak bekerja dan tidak lagi menjadi peserta Jamsostek. Syarat pencairan Jamsostek, potocopy KTP, Kartu Keluarga (Asli dibawa), Kartu Peserta Jamsostek (asli) dan potocopy surat paklaring dari perusahaan (Asli dibawa).

  8. saya ingin menanyakan beberapa hal yaitu:
    1. bagaimana cara mendaftar menjadi peserta jamsostek tetapi secara perorangan atau luar hubungan kerja?
    2. berapa besaran biaya saat mendaftar?

  9. saya ingin bertanya:
    1. saya belum menikah, bagaimana cara mengurus kepesertaan jamsostek?
    2. jika saya sudah terdaftar jadi peserta, apa kelebihan dari kepesertaan saya tersebut?
    3. apakah saya bisa menjadi peserta jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK)?
    4. dan apabila saya sudah menikah, apakah ada biaya tambahan lagi?
    5. serta bagaimana caranya istri saya bisa masuk dalam kepesertaan jamsostek tersebut? (dan juga jika mempunyai anak)

    terima kasih

    • Jawab :
      1. Datang langsung ke kantor Jamsostek, membawa persyaratan seperti fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), fotokopi Kartu Keluarga (KK), dan pas photo 2×3.
      2. Ada Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK), Jaminan kematian, Jaminan kecelakaan, Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) seperti beasiswa bagi anak, PUMP-KB dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan dsb. pool toh ..
      3. Bisa
      4. Ada sebesar 6 % dari upah yang dilaporkan
      5. Ikut saja program JPK dengan pemutakhiran data diri.

    • Untuk KTP yang beralamat dimana saja bisa didaftarkan di kantor Jamsostek mana saja seluruh Indonesia. Apabila ada perubahan data KTP supaya segera melakukan pemutakhiran/pelaporan perubahan data terbaru agar pada saat pengambilan JHT tidak bermasalah.

    • Memiliki usaha atau tenaga kerja swasta atau yang melakukan pekerjaan di Luar Hubungan Kerja (LHK) yaitu perorangan yang pada umumnya bekerja seperti pada usaha-usaha ekonomi informal bisa mengikuti Jamsostek.

  10. Mau Tanya ni, kami mempekerjakan karyawan cleaning service sebanyak 8 orang dengan gaji rata ratra Rp. 1 juta apakah sudah bisa didaftarkan keanggotannya kedalam anggota Jamsostek. Tks.

  11. saya pemilik butik tenun bernama Tenun e-boon (UKM), belum berbadan hukum, pegawai saya juga masih pegawai lepas. ahir2 ini saya sering baca di koran maupun dengar di tv dan radio, bahwa kepesertaan jamsostek bisa dari perorangan. Saya ingin mendaftarkan salah seorang pegawai saya menjadi peserta jaminan pemeliharaan kesehatan perorangan, untuk itu saya ingin menanyakan beberapa hal :
    1. apa saja syaratnya?
    2. bagaimana prosedur pembayaran premi?
    3. Berapa besar premi /bulan/keluarga apabila gaji pokok yang bersangkutan Rp. 750.000.
    4. fasilitas kesehatan apa saja yang bisa di cover
    5, apabila yang bersangkutan mengidap sesuatu penyakit sejak sebelum menjadi peserta jamsostek apakah bisa dicover?
    6. bagaimana prosedur memperoleh jamimanan pemeliharaan kesehatan?
    7.dimana sebaiknya pegawai saya didaftarkan, mengingat yang bersangkutan tinggal di Mataram Lombok dan saya menetap di Jakarta.
    Demikian, terima kasih banyak atas tanggapan yang diberikan
    wass.
    ibu Mariyani

    • 1. Syarat perorangan : fotocopy KTP,KK dan pas foto 2×3
      2. Disetor setiap bulan atau setiap 3 bln dibayar (maks.tgl 15 bln berjalan) langsung oleh peserta sendiri/melalui Pnanggng Jwb Wadah/Kelompok.
      3. Upah (yg dilaporkn) harus min. 1 jt. Premi JPK (single=3% & kawin=6%), jka sdh BPJS Kesehatan (1 Jan 14) premi berubah, 4,5% oleh pmberi kerja & 0,5% dari pekerja)
      4. Pemeriksaan dokter di balai pngobatn/puskesmas, gigi, bersalin, obat/farmasi, alat kesehatn, pemriksaan penunjang, UGD/rawat inap rmh sakit.
      5. Jika sdh memiliki kartu JPK, maka sdh berhak mendptkn layanan kesehatan mulai rwt jalan s/d rwt inap.
      6. Daftr ikut JPK dan mbayar iuran JPK setiap bln.
      7. Didaftrkan di wilayah/domisili prushaan dan memilih tmpt berobat/PPK 1-nya dkt tmpt tinggal karyawan.

  12. Selamat pagi Bapak.
    Kapan perusahaan harus mendaftarkan karyawannya untuk menjadi anggota Jamsostek?
    Apakah bgitu yang bersangkutan diterima sebagai karyawan, ataukah ada jangka waktu tertentu baru didaftarkan?
    Jika karyawan belum didaftarkan sebagai anggota Jamsostek, tapi perusahaan tetap memberikan jaminan sosial tenaga kerja, apakah diperbolehkan (secara hukum)?
    Terima kasih atas bantuannya….

    • Slmt siang Bpk.
      Liht syrat perusahaan wajib mndaftrkan Jmsostk bgi karyawannya. Pekerja didaftarkan Jamsostk setelah diterima menjadi karyawn, iuran dan data karyawan (TK-1a) diserahkn kepda Jamsostek maks tgl 15 bulan berikutnya. Jaminan Sosial Tnaga Kerja (JPK) itu sdh termasuk mnjadi peserta Jamsostek (JHT, JKK dan JKM). Kecuali ada prshaan yang hanya mendftrkan kryawannya cukup dgn JHT,JKK dan JKM, apbila kryawan tdk didaftrkn JPK, jka prshaan sdh memiliki program jminan kesehatn lebih baik dari JPK Jamsostek.

  13. Saya maw tanya, kalo kerja di usaha dagang dan gaji sekitar 2 juta namun karyawan nya cuma 9 orang apakah dapat mengurus jamsostek. Sekian dan terimakasih jawabanya sangat ditunggu min

  14. saya Mau tanya,
    Saya Saver Gulo, dari Gunung Sitoli (NIAS) Sumatera Utara, saya kepingin masuk JAMSOSTEK tapi Diwilayah saya tdk ada kantor Jamsostek, bagaimana caranya saya mendaftar? atas informasinya di ucapkan terima kasih.

  15. mau tanya, saya kerja di pt so good food, tp statusnya karyawan outsoursing sudah dikontrak 1thn, gaji lebih dr 1jt, gimana ya tahapan pendaftaran jamsosteknya,

    • Pendaftaran Jamsostek menjadi tanggungjawab pengusaha/perusahaan. Apabila perusahaan masih belum mendaftarkan sobat, coba datang ke kntr Jmsostk, membawa persyaratan seperti fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), fotokopi Kartu Keluarga (KK), dan pas photo 2×3 satu lembar.

  16. Selamat Siang Mas Rohendi Agus / Mas Khansa ….
    Yang saya mau tanyakan adalah,
    1. Apakah Besarnya iuran berpengaruh pada fasilitas layanan kesehatan ?
    misalnya gaji saya cuman 2jt rupiah, nah apakah kalau misalnya salah satu anggota keluarga saya sakit+dirawat inap di rumah sakit mendapatkan fasilitas kelas 2 atau kelas 3 ?
    2. Misalkan saya baru dua hari mendapatkan kartu anggota jamsostek, apakah di hari ke 3 atau ke 4 sudah bisa saya pergunakan apabila ada anggota keluarga saya yang sakit ?
    Saya Ucapkan Terima Kasih sebelumnya ….

    • 1. Betul, besarnya iuran berpengaruh pada fasilitas kesehatan. Peserta yang melaporkan upah sesuai UMR mendapatkan fasilitas kesehatan kelas 2 (dua)
      2. Sudah bisa, karena sistem pembayaran kesehatan dibayarkan terlebih dahulu oleh Jamsostek kepada masing2 tmpt pengobatan.

  17. Met malam. Saya mau tanya jika saya sudah terdaptar di kepesertaan jpk dan saya mendapat kartu kpk hanya untuk saya. Apakah bisa di gunakan untuk istri saya

  18. Saya mau tanya,perusahaan tmpt saya bekerja blm mendaftarkan karyawanya ke jamsostek,padahal perusahaan sy itu sdh berdiri lbh dr 7thn dan karyawanya lbh dr 10org,apabila baru mendaftar sekarang apakah tdk apa2 mengingat ada uu yg mengatur ttg denda 50jt td,tdk malah terkena denda kan?

    • Jamsostek hanya menerima pndaftrn peserta baru sesuai data yang disampaikan perusahaan ybs, tdk ada hub dgn denda. Kecuali jmstk mengenakan denda jika perusahn terlambat membayar iuran Jmstk. Mengenai denda krn blm mendftrkan krywnnya, itu kaitannya dgn hukum dan klo pun diproses hrs berdasarkn/ada pengaduan karywn kpd disnakrtrans selaku pengawas dn disnakrtrans nanti akan memeriksa perusahaan trsbt.

  19. Sy mau tny, sy usaha warnet yg tiap bulan penghasilan bersih sekitar 3jt, apakah bisa sy ikut jamsostek perorangan dan program JPK juga? kebetulan suami bekerja, suami dpt jamsostek tp tdk utk program JPK..apakah nanti suami bisa sy ikut sertakan utk fasilitas JPK? syaratnya apa sj utk yg sy tanyakan semua? thx

    • Penghasilan diterima sdh memenuhi, pekerjaan di Luar Hubungan Kerja (LHK) yaitu perorangan yang pada umumnya bekerja seperti pada usaha-usaha ekonomi informal dpt mendaftarkan mnjadi pesrta Jmstk. Syarat membawa persyaratan seperti fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), fotokopi Kartu Keluarga (KK), dan pas photo 2×3 satu lembar. Suami bisa ikut menjadi peserta JPK melalui kepesertaan Mba Noviani.

  20. Slamat siang, Mohon info, apakah pelaut yang bekerja di perusahaan pelayaran indonesia bisa mendapat jaminan jamsostek dari pihak perusahaan,saat ini saya bekerja perusahaan pelayaran indonesia tapi kami tidak ada jaminan jamsostek, cuman bila sakit/berobat perusahaan menanggug biayanya, bagaiman jaminan kesehatan keluarga kami dan jaminan hari tua kami.Thanks

    • Perlindungan karywn menjdi tangggng jwb prusahn dinyatakan dalam Undang-undang No. 3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial (Jamsostek). Jaminan sosial adalah suatu perlindungan bagi tenaga kerja dalam bentuk santunan berupa uang sebagai pengganti sebagian dari penghasilan yang hilang atau berkurang dan pelayanan sebagai akibat peristiwa atau keadaan yang dialami oleh tenaga kerja yaitu kecelakaan, cacat, sehat, hari tua, dan meninggal dunia.

  21. saya ingin bertanya pak/bu. saya HRD disebuah perusahaan dan mempunyai anak perusahaan. selama ini anak perusahaan dalam ke ikut sertaan JAMSOSTEK gabung dengan Perusahaan utama. Yang saya ingin tanya kan, bagaimana proses untuk MEMISAHKAN agar anak perusahaan tempat saya bekerja bisa berdiri sendiri untuk kepengurusan JAMSOSTEK?
    mohon bantuan info pak …
    terima kasih banyak

    • Sobat bisa meminta bantuan kepada pihak Jmstk melalui pembina/kpd petgs Jmstk yg biasa kita memberikan data rekonsiliasi setiap bln-nya. Untuk pemisahan kepsertaan Jmstk :
      1. Menutup kepesertaan Jmstk bagi karyawan anak perusahaan melalui laporn TK-1B dari NPP perushan utama.
      2. Membuat NPP baru untuk kepesrtaan anak perusahaan, sehingga antara perusahn utama dgn anak perusahn memiliki NPP tersendiri.
      3. Mendaftarkan kepesertaan Jmstk bagi karyawan dari anak perusahaan melalui laporan TK-1a pada NPP baru.

  22. Kalau saya ingin mendaftarkan jamsostek secara pribadi,tdk melalui perusahaan bs atau tdk?Atau jamsostek yg baru saya tutup 4 bln lalu apakah bs saya aktifkan lg?terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>